Pluralisme adalah kehidupan bersama dalam kemajemukan
dimana masing-masing menjalankan dan menghormati hak atas orang lain.
Dan Pluralisme saat ini diartikan lebih sempit, yaitu kemajemukan dalam
arti agama yang berbeda-beda. Bahkan lebih menyimpang lagi, bahwa
pluralisme adalah persekutuan antar agama-agama.
Apakah engkau tidak bisa membedakan antara pluralisme dan singgularisme?
Al-Qur'an jelas mengatakan " Lakum diinukum waliya diini
[1]", dalam bahasa yang sederhana yaitu kerbau tetap menguak, ayam
tetap berkokok, sapi tetap melenguh, kambing tetap mengembik, anjing
tetap menggonggong.
Bukanlah pluralisme tapi singgularisme apabila kerbau, ayam, sapi, kambing semua binatang yang lain bersuara sama.
Mentang-mentang
kerbau kelompok binatang yang paling besar maka memaksa semua jenis
binatang harus menguak, maka golongan kerbau tidak memahami bahwa " Laa ikraaha fii alddiini ", tidak ada paksaan dalam agama, "Qad tabayyana alrrusydu mina alghayyi [2], sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.
Demikianlah
Allah menunjukkan ke-Esa-an-Nya dengan menciptakan segala sesuatu
bentuk yang plural. Sesungguhnya demikian itu adalah tanda-tanda nyata
bagi kaum yang berakal.
[1] QS. Al Kaafiruun: 6.
[2] QS. Al Baqarah: 256.
Senin, 05 Mei 2014
Apakah Pluralisme Itu?
Posted on 19.15 by Unknown
| No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar